style2
"Dua dosen Prodi Listrik Politeknik Negeri Madiun" Lolos Seleksi Penerima bantuan Pendanaan Pendaftaran PATEN 2017

Kekayaan Intelektual (KI) merupakan salah satu faktor kunci yang berpengaruh terhadap  pertumbuhan ekonomi suatu negara. Negara-negara yang tergabung dalam G20 perkembangan dan pertumbuhan ekonominya distimulus oleh sistem perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) yang   baik, kecuali Indonesia (SDA). Peran KI terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara yaitu melalui pemanfaatan kepemilikan  dan melarang pihak lain dari pemanfaatan/penggunaan tanpa memiliki lisensi dari pemegang.

 

Dalam rangka upaya untuk memberikan pemahaman tentang kekayaan intelektual, dan/atau menumbuh kembangkan kreativitas serta inovasi para dosen/peneliti perguruan tinggi, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan c.q. Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan Hasil Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat yang berpotensi Paten dengan tujuan membangun pemahaman dan kemampuan peneliti maupun institusi agar dapat menghasilkan penelitian yang berpotensi paten serta meningkatkan kemampuan praktisi dalam membuat dokumen spesifikasi paten (deskripsi paten). Pelaksanan pelatihan pada hari Senin – Rabu, tanggal 13-15 Nopember 2017 berlokasi di Hotel Golden Tulip Holland Resort Batu, Malang.

 

Peserta pelatihan merupakan dosen yang telah melakukan penelitian pada tahun 2016 dan memiliki judul penelitian yang berpotensi untuk di daftarkan hak PATEN. Dua orang dosen Prodi Listrik Politeknik Negeri Madiun yaitu Bapak Raden Jasa Kusumo Haryo, S.T.,M.T. dan Bapak Basuki Winarno, S.T., M.T. memperoleh kesempatan untuk mengikuti pelatihan tersebut dan setelah mengikuti pelatihan, beliau berdua lolos seleksi penilaian sebagai penerima bantuan pendaftaran paten  tahun 2017.